Showing posts with label #rasa. Show all posts
Showing posts with label #rasa. Show all posts

Friday, June 2, 2017

Menjauh

Rabbana..
Yang Maha Kaya
Aku punya pinta
Sebanyak bintang di angkasa
Namun lisanku kelu
Bukan ragu akan kuasaMu
Namun ku malu
Malu akan dosaku
Malu karena sikit syukurku
Malu pada cacat amalku

Aah..
Ternyata hanya karena ku menjauh
DariMu.

Tuesday, June 16, 2015

MembersamaiMu dalam cinta

Tolong titip nama teman2 lain dalam tiap doa ya...
Smoga Alloh istiqomahkan dalam kebaikan..
Walau sakit...walau payah... walau susah...
Semoga Alloh beningkan hati... Alloh tuntun logika...dan Alloh kuatkan upaya agar kita bisa menjauh dr apa yg Alloh tak suka..

Semoga Alloh jernihkan jiwa...
Gelorakan ghiroh... teguhkan langkah... dan Alloh kuatkan upaya agar kita bisa mendekat kepada apa yg Alloh cinta...

Karena cintaNya yg Maha Luas...
Hanya kadang kita yg terlalu banyak alpa...terlalu banyak pinta... terlalu banyak asa...

Hingga hati ini tanpa sadar menjadi rakus dan ragu...
Rakus dan ragu bahwa Alloh sesungguhnya telah MENJAMIN segala KEBUTUHAN kita...

Rabbi...
Istiqomahkan kami...
Teguhkan hati kami...
Kuatkan langkah kami...

Agar kami bisa lebih mendekat lagi padaMu...
Setapak... sejengkal...sedepa...
Hingga akhirnya kami menemuiMu dengan senyuman...
Dan Engkau menatap kami jua dengan senyuman...

Aamiin...

*its only about YOU and ALLOH. That's it!!! This world doesn't exist

Tuesday, November 4, 2014

Muhasabah demam

#latepost

Bismillah...
Hari ke-5 mama sakit. Awalnya hanya lemas, lalu ke klinik dan di hari ke-2 malah mual+muntah. Akhirnya googling deh cari tau obat yang diresepkan dokter. Dan berdasarkan hasil googling itu, memang efek samping obatnya adalah mual. Ditambah mama diresepkan obat tulang, sementara obat tulang itu kontradiktif dengan maag. Jadilah mama semakin lemas walaupun demamnya reda.
Hari ke-3 mama dirawat.

Selama nemenin mama dirawat, tetiba teringat dengan salah satu hadits yang membahas demam. hanya dengan berbekal aplikasi "Shahih Muslim" di smartphone, setelah search hadits dengan keyword "demam", ada 17 hadits yang muncul. Bismillah kita bahas ya.

I.Ketika kita sakit(yang biasanya diawali dengan demam), lalu sebagai muslim, apa yang sebaiknya kita lakukan?

[Shahih Muslim-4672] :  Telah menceritakan kepadaku 'Ubaidullah bin 'Umar al Qawariri; telah menceritakan kepada kami Yazid bin Zurai; telah menceritakan kepada kami Al Hajjaj Ash Shawwaf; telah menceritakan kepada kami Jabir bin 'Abdulloh bahwa Rasululloh SAW datang berkunjung ke rumah Ummu Saib atau Ummu Musayyab, maka beliau bertanya:"sakit apa kamu sampai menggigil begitu?" Jawab Ummu Saib: "Demam! yang Alloh Ta'ala tidak memberi berkah dengannya". Nabi SAW bersabda : "Janganlah kamu menyalahkan penyakit, karena penyakit itu dapat menghilangkan kesalahan (dosa-dosa) anak adam, seperti halnya kir (alat peniup atau penyala api) membersihkan karat-karat besi.


II. Kemudian, apa solusi yang Rasulullah SAW ajarkan ketika kita demam?

[Shahih Muslim-4093]: Telah menceritakan kepada kami Zuhair bin Harb dan Muhammad bin al Mutsanna keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami Yahya yaitu Ibnu Sa'id dari 'Ubaidillah; Telah mengabarkan kepadaku Nafi' dari Ibnu 'Umar dari Nabi SAW beliau bersabda : "Penyakit demam panas itu berasal dari panas neraka jahannam. Karena itu dinginkanlah (kompres) dengan air".

Redaksi serupa dengan hadits di atas : [Shahih Muslim-4094] sampai [Shahih Muslim-4100]

[Shahih Muslim-4067] : Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah; Telah menceritakan kepada kami 'Ali bin Muhsyir dari asy-Syaibani dari 'Abdur Rahman bin Al Aswad dari bapaknya dia berkata; "aku pernah bertanya kepada Aisya tentang ruqyah. Jawabnya :'Rasululloh SAW pernah membolehkan satu keluarga Anshar melakukan ruqyah utnuk setiap penyakit demam".

Redaksi serupa dengan hadits di atas : [Shahih Muslim-4068], [Shahih Muslim-4072], [Shahih Muslim-4073].

III.  Lalu, apakah demam bermanfaat?

[Shahih Muslim-4663] : Telah menceritakan kepada kami 'Utsman bin Abu Syaibah dan Zuhair bin Harb serta Ishaq bin Ibrahim. Ishaq berkata; Telah mengabarkan kepada kami sedangkan yang lainnya berkata; Telah menceritakan kepada kami Jarir dari Al A'masy dari Ibrahim at Tamimi dari al Hartis bin Suwaid dari Abdulloh dia berkata : "Aku datang mnegunjungi Rasululloh SAW ketika beliau sedang sakit, lalu kuraba beliau seraya berkata, "Ya,  Rasululloh! Demam anda bertambah keras." Jawab beliau " Memang demamku sama dengan demam dua orang dari kalian". Kataku pula; "Semoga Anda mendapat pahala berganda pula". Jawab beliau "Semoga demikian!" Kemudian beliau bersabda: "Tidak ada seorang muslim yang ditimpa cobaan berupa sakit dan sebagainya melainkan dihapuskan oelh Alloh Ta'ala dosa-dosanya, seperti sebatang pohon yang mengugurkan daunnya." Namun di dalam hadits Zuhair tidak disebutkan lafazh : 'lalu aku meraba tubuh beliau'. Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah dan Abu Kuraib berkata telah menceritakan kepadaku Abu Mu'swiyah demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rofi' telah menceritakan kepadaku 'Abdur rozaq; Tleah menceritakan kepada kami Sufyan; ddemikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim;Telah mengabarkan kepada kami 'Isa bin Yunus dan Yahya bin 'Abdul Malik bin Abu Ghaniyyah seluruhnya dari Al A'masy melalui sanad Jarir dengan hadits yang serupa. Di dalam hadits Abu Mu'awiyah disebutkan dengan lafazh 'Na'am'(ya), Demi Jiwaku yang berada di TanganNya, tidaklah seorang muslim di muka bumi ini'.

IV. Kisah

[Shahih Muslim-2453] : Hadis riwayat Jabir bin Abdullah ra.: Bahwa seorang Arab badui membaiat Rasulullah saw. kemudian ia terserang penyakit demam yang hebat sekali di Madinah sehingga datanglah ia menghadap Nabi saw. kembali dan berkata: Wahai Muhammad, batalkanlah baiatku! Rasulullah saw. menolak. Kemudian ia menemui beliau lagi dan berkata: Batalkanlah baiatku! Rasulullah saw. menolak kembali. Kemudian ia datang lagi kepada beliau dan berkata: Batalkanlah baiatku! Dan Rasulullah saw. tetap menolak sehingga keluarlah orang badui itu lalu Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya Madinah itu seperti alat peniup api yang akan mengeluarkan segala kemaksiatan dan memurnikan segala kebaikan yang ada di dalamnya.

Thursday, June 19, 2014

Persiapan Ramadhan

By. Ust. Bachtiar Nasir
1. Persiapan iman
Bergetar, takut, cinta, cemas jika di sebut nama Allah.. (Al anfal: 2)
Kita gak bisa mendadak langsung masuk ramadhan tanpa ada persiapan..
Rasulullah sudah bersiap menyambut ramadhan sejak rajab dan memperbanyak shaum di bulan sya'ban.
Semoga kita bukan dari bagian orang yang pura2 berbahagia dalam menyambut ramadhan. Tapi benar2 mempersiapkannya.
Perbanyak istighfar..

Thursday, June 5, 2014

Renungan #1

Kemanakah perginya Do'a ??
  • Jika berharap uang, yang datang utang !!
  • Jika pinta kemudahan, yang ada kesulitan !!
  • Jika doakan kesehatan, yang menghampiri penyakit !!
  • Jangan kau tanya mengapa ALLAH tak kabulkan doa ?
  • Jangan kau paksa kapan ALLAH Ijabahkan doa...
  • Jangan kau heran mengapa ALLAH abaikan doa, Tapi tanyakan seperti apa tubuhmu bicara ? .....tanyakan seperti apa hatimu berkata.......
  • Apa Subuhmu menjelang dhuha...
  • Apa Zhuhurmu sisa waktu bisnismu
  • Apa Ashar-magribmu terlalu dekat
  • Apa Isyamu terkantuk karena mengantuk. Jangan salahkan ALLAH ...
  • Jika kau kira bisa bebas berbuat dosa lalu bisa Putihkan dengan Umroh tiap tahun... Jangan salahkan ALLAH...
  • Jika ayat suci dijadikan mantera dan jampi,
    Surat Yusuf agar anak ganteng...Surat Maryam agar anak cantik...
    Surat Rahman agar banyak rejeki....
  • Entah surat apa agar mudah jodoh...
    Entah apa lagi agar lancar urusan Dan jangan salahkan Tuhan, Jika ayat-ayatNya menjadi misi dan jimat,
    kantongi Quran mini kemanapun pergi,stiker Ayat Kursi di jendela dan atas pintu...
    Jika titah ALLAH hanya beban...
  • Jika urusan ALLAH hanya dagang...Jangan harapkan kecintaanNya akan datang..
  • Jika Engkau merasa Jauh dari Tuhanmu, Tanyakan pada dirimu siapa yang menjauh ?
#Copas G+
 

Wednesday, May 28, 2014

Even Prophet Doubts

Bismillah...
DOUBTS.
Kata yang beberapa hari ini terasa.. Dan terpikir...
Khawatir jika doubts yang muncul dari syaithon..
Lalu tiba-tiba terhenyak dengan kalimat "even prophet doubts" dalam buku Muslim ko Nyebelin - Satria Dharma.
Ya...
Bahkan para Nabi pun pernah ragu...
Tak main-main keraguan yang beliau rasakan...
Bahwa itu adalah keraguan akan Alloh...
Ketika Nabi Ibrahim ragu, lalu meminta Alloh tuk membantu beliau agar yakin dan paham..

Wednesday, May 7, 2014

Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas

Kisah dari kejadian nyata
Aku sudah lulus dari kuliah dan sudah mendapatkan pekerjaan yang bagus.
Lamaran kepada diriku untuk menikah juga mulai berdatangan, akan tetapi aku tidak mendapatkan seorangpun yang bisa membuatku tertarik.
Kemudian kesibukan kerja dan karir memalingkan aku dari segala hal yang lain. Hingga aku sampai berumur 34 tahun.
Ketika itulah aku baru menyadari bagaimana susahnya terlambat menikah.
Pada suatu hari datang seorang pemuda meminangku. Usianya lebih tua dariku 2 tahun. Dia berasal dari keluarga yang kurang mampu. Tapi aku ikhlas menerima dirinya apa adanya.
Kami mulai menghitung rencana pernikahan. Dia meminta kepadaku photo copy KTP untuk pengurusan surat-surat pernikahan. Aku segera menyerahkan itu kepadanya.
Setelah berlalu dua hari ibunya menghubungiku melalui telepon. Beliau memintaku untuk bertemu secepat mungkin.

Sunday, March 23, 2014

Rasa.. Akal.. Iman..

Bismillah...
"(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata, 'Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia). Agar aku dapat berbuat kebajikan yang telah aku tinggalkan'. Sekali-kali tidak! Sungguh itu adalah dalih yang diucapkannya saja. Dan dihadapan mereka ada barzakh-barzakh sampai pada hari mereka dibangkitkan". [AQS. Al Muminun:99-100]
Inti dari ayat tersebut adalah: penyesalan karena telah lalai selama di dunia, lalu minta dikembalikan. Tapi Alloh Maha Tahu bahwa keinginan itu hanyalah ucapan saja.
Penyesalan atas apa? KEMATIAN.
Siapa yang menyesal? ORANG KAFIR.
Maka dalam ayat tersebut jelas, bahwa sikap penyesalan/sedih akan suatu kematian hanyalah dilakukan oleh orang kafir, BUKAN MUSLIM!!.